Cara Mengembang Biakan Cupang
710 8 6
Maaf tidak bisa dicopy hanya untuk dibaca "Just-Read"

Cara Mengembang Biakan Cupang

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas bagaimana cara mengembang biakan cupang :)

Mungkin jika kita hanya memelihara cupang saja rasanya tidak seru, yang menyenangkan adalah ketika kita berhasil mengembang biakan cupang milik kita, pasti ada kenikmatan tersendiri, hehe mari langsung saja kita bahas.

Siapkan indukan cupang

Pertama-tama kita siapkan dahulu indukan cupang, yang harus diingat, kita harus memiliki cupang jantan dan cupang betina, jangan sama-sama jantan dan sama-sama betina, hehe

untuk membedakan cupang jantan dan betina gambar disamping mungkin cukup jelas, biar lebih jelas lagi akan saya jelaskan juga cara memilih cupang indukan yang baik.

cupang jantan
memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- warna lebih indah dibanding cupang betina
- lebih agresif dibanding cupang betina
- sirip lebih lebar dari yang betina
- bagian belakang dekat ekor tampak kokoh

cupang betina
- cukup umur 2-4 bulan

kalau bingung kita bsia bertanya kepada penjual ikan cupang.

Media pengembang biakan cupang

Siapkan tempat berupa akuarium atau ember atau yang lainnya tidak perlu lebar-lebar yang penting cukup untuk cupang, kemudian letakkan serabut-serabut atau apa yang lain menyerupai serabut, dipermukaan air.

Tujuan dari serabut tersebut adalah, cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung seperti ada busanya, nantinya gelembung tersebut akan berkumpul menjadi satu, dan serabut itu adalah media tempat menempelnya gelembung tersebut. fungsi utama gelembung tersebut adalah tempat meletakkan telur cupang, jadi ketika nanti muncul gelembung atau busa tersebut, sebaiknya kita segera mengucap syukur :D hehe

jangan malah dibuang gelembungnya atau busanya -_-

cara pengembang biakan

Pertama-tama masukan dulu cupang jantan, ditempat tadi, setelah muncul gelembung-gelembung tadi, kita bisa memasukan cupang betina kedalamnya, biasanya masa perkawinan antara 3-4 hari, nanti jika cupang sudah bertelur, di dalam gelembung-gelembung tadi akan muncul bintik-bintik putih berupa telur.

Jika sudah terlihat telurnya, segera pisahkan indukan betina agar tidak memakan telurnya sendiri, sedangkan indukan jantan dibiarkan saja, karena akan membantu proses penetasan telur. tetapi jangan lupa untuk memberi makan cupang jantan dengan cukup, agar dai tidak memakan telurnya sendiri.

Ketika telur menetas

ketika telur cupang menetas, nanti akan terlihat ikan kecil-kecil sekali bahkan sangat kecil, dengan sesuatu berwarna kuning, yang berwarna kuning itu adalah kuning telur ikan cupang sebagai bekal anakan cupang yang baru menetas tadi.

kuning itu akan bertahan selama 3 hari, jadi selama 3 hari cupang kecil tidak perlu diberi makan, karena memiliki cadangan makanan sendiri

anak cupang umur 4 hari

Mungkin bagian agak sulit adalah bagian ini, kita bisa memberi makan anak cupang dengan makanan yang kira-kira cukup dengan mulut cupang, bisa pelet pakan ikan yang kecil-kecil itu tapi dihaluskan lagi atau yang lainnya yang kira-kira cupang mau.

gambar disamping adalah microworm, biasanya penjual ikan hias juga menjualnya

anak cupang terlihat cukup besar

Ketika anak cupang cukup besar, makanan terbaiknya adalah kutu air, sebenarnya yang dimaksud kutu air ini adalah sejenis udang-udangan tetapi bentuknya saja yang mirip kutu, ktia bisa membeli di penjual ikan hias, atau bisa mencari sendiri didanau sungai atau tempat sejenisnya yang lain. dan kutu air ini bukalah penyakit kulit, yang penyakit kulit itu disebabkan oleh jamur, bukan kutu air.

pada kesempatan lain saya akan membahas hewan tidak bersalah yang dijadikan nama penyakit.

setelah usia 1 bulan lebih, pisahkan anak-anak cupang tadi kedalam botol-botol atau tempat lain.

Selamat beternak cupang :)

Vote Vote
sebelumnya

Komentar

Tambah Komentar

Email tidak akan dipublish
Silahkan isikan nama panggilan anda
utoo